Saturday, 18 May 2013

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding atau tidak seimbang. Kemungkinan yang terjadi adalah pasar dikuasai oleh satu penjual atau beberapa penjual, sedangkan pembelinya juga satu atau beberapa pembeli yang menguasai pasar.

Dibawah ini merupakan artikel yang berhubungan dengan karaktersitik jenis pasar. Artikel yang saya dapatkan dari kompas.com membahas tentang pasar persaingan tidak sempurna di indonesia, berikut ini artikelnya



Dari artikel yang saya baca diatas, menurut pendapat saya pasar persaingan tidak sempurna di Indonesia yaitu obat-obatan, seharusnya memang lebih diperhatikan oleh pemerintah, sebaiknya pemerintah juga ikut mengatur harga obat-obatan di pasaran. Karena kebutuhan obat-obatan merupakan kebutuhan yang cukup penting dan mendasar, hampir dari seluruh lapisan masyarakat membutuhkan obat-obatan sebagai penunjang kesehatan. Namun, karena sejak tahun 2010 diberlakukan kewajiban untuk menggunakan obat generik bagi layanana medis pemerintah, kini masyarakat sudah mulai terbiasa dan banyak menggunakan obat generik. Dengan begini, masyarakat tetap dapat membeli obat-obatan dengan harga yang sudah diatur oleh pemerintah, namun dengan kualitas yang sama baiknya dengan obat non-generik.


Sumber:






Wednesday, 3 April 2013

Struktur Sistem Operasi

Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama.
Komponen sistem operasi modern :
1. Manajemen Proses
2. Manajemen Memori Utama
3. Manajemen Secondary-Storage
4. Manajemen Sistem I/O
5. Manajemen Berkas

1. Manajemen Proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang dieksekusi. Proses membutuhkan beberapa sumber daya berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O untuk
menyelesaikan tugasnya. Tanggung jawab Sistem operasi atas aktivitas managemen
proses:
1. Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem
proses.
2. Menunda atau melanjutkan proses.
3. Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.
4. Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
5. Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock

2. Manajemen Memori Utama

Memori utama adalah sebuah array yang besar terdiri dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses
datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O.
Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan.
Tanggung jawab Sistem operasi atas aktivitas managemen memori:
1. Menjaga track memori yang sedang digunakan dan siapa yang
menggunakannya.
2. Memilih program yang akan di-load ke memori.
3. Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai
kebutuhan.

3. Manajemen Secondary-Storage
Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk meyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storageyang bersifat permanen dan mampu menampung 0banyak data.
Contoh dari secondary-storage adalah
harddisk, disket, dll.

Tanggung-jawab Sistem operasi atas aktivitas disk-
management :
1. Free-space management.
2. Alokasi penyimpanan.
3. Penjadualan disk.

4. Manajemen Sistem I/O
Sering disebut device manager. Fungsi manajemen sistem I/O diantaranya:
- Menyediakan "device driver" yang umum operasi I/O seragam (membuka, membaca, menulis, menutup). Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk membaca berkas pada hard-disk, CD-ROM dan floppy disk.
- Menyediakan driver untuk dapat melakukan operasi "rinci" untuk perangkat keras I/O tertentu.

Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O:
1. Buffer : menampung sementara data dari/ ke perangkat I/O.
2. Spooling : melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien (antrian dsb.).

5. Manajemen Berkas
Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut.
Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori, volume, dll.).

Tanggung-jawab Sistem operasi atas aktifitas
managemen berkas :
1. Pembuatan dan penghapusan berkas.
2. Pembuatan dan penghapusan direktori.
3. Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
4. Memetakan berkas ke secondary storage.
5. Mem-backup berkas ke media penyimpanan yang
permanen (non-volatile).

Pertanyaan: Dari 5 struktur Sistem Operasi, mana yang terbaik dan apa alasannya?
Menurut saya, dari 5 struktur operasi, dilihat dari komponennya semua komponen merupakan komponen yang penting dan tidak dapat terpisahkan dari sistem operasi. Jadi, masing-masing komponen Sistem Operasi tersebut saling melengkapi agar sistem operasi dapat bekerja optimal sesuai dengan aktivitas manajemen yang seharusnya.

Sumber:

7 Lapisan OSI LAYER

OSI adalah singkatan dari Open System Interconnection.
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Dahulu ketika OSI belum digunakan, perangkat komunikasi yang berasal dari vendor berbeda tidak dapat saling berkomunikasi.
Manfaat dari OSI Layer:
  1. membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama.
  2.  membuat standarisasi yang dapat di pakai vendor untuk mengurangi kerumitan
  3.  standarisasi interfaces
  4. modular engineering
  5. kerjasama dan komunikasi tekhnologi yang berbeda
  6. memudahkan pelatihan network
Model OSI terdiri dari 7 layer : 
  1. Application
  2. Presentation
  3. Session
  4. Transport
  5. Network
  6. Data Link
  7. Physical 
1. Physical Layer
Layer physical Merupakan layer kesatu atau layer bawah pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari data link layer berupa Frame yang dan diubah menjadi Bitstream yang akan dikirim ketujuan berupa sinyal melalui media komunikasi.
Pada penerima, layer ini akan mengubah sinyal dari pengirim menjadi Bite dan sebelum dikirim ke data link layer Bite diubah menjadi Byte.
Network components:
  • Repeater
  •  Multiplexer
  •  Hubs(Passive and Active) 
  • TDR 
  • Oscilloscope 
  • Amplifier
Protocols:
  • IEEE 802 (Ethernet standard) 
  • IEEE 802.2 (Ethernet standard) 
  • ISO 2110 
  • ISDN
Fungsi Physical Layer adalah Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Fungsi Layer physical (Layer 1)
  • Memindahkan bit antar devices 
  • Spesifikasinya berupa voltase, wire, speed, pin pada kabel 
  • Contoh : EIA/TIA-232, V.35, …
Contoh physical layer diantaranya repeater, hub dan network card
Repeater

Hub
 


Network Card









2. Data Link layer

Merupakan layer kedua pada model referensi OSI layer. Pada layer ini data diterima dari network layer berupa Paket yang kemudian diencapsulasi menjadi Frame, dengan memberikan layer-2 header. Dan kemudian dikirim ke phisycal layer untuk diteruskan ke penerima.

Pada penerima, layer ini mengubah Byte menjadi Frame, frame header akan dilepas (dekapsulasi), kemudian dikirim ke network layer menjadi Paket.

Fungsi Datalink Layer
  •     Mengkomuninasikan bit ke bytes dan byte ke frame 
  •     Menerima perangkat media berupa MAC Addressing 
  •     Deteksi error dan recovery error, contoh : 802.3/ 802.2/ HDLC 
  •     Menyediakan transmisi phisik dari data 
  •     Menangani notifikasi error, topologi jaringan, flow control 
  •     Memastikan pesan-pesan akan terkirim melalui alat yang sesuai di LAN menggunakan hardware address (MAC)
  •     Media Access Control (MAC), 24 bit vendor code dan 24 bit serial numbernya
  •     Menerjemahkan dari layer network diatasnya ke bit-bit layer fisik dibawahnya 
  •     Melakukan format pada pesan atau data menjadi pecahan-pecahan (data frame) 
  •     Menambahkan header yang terdiri dari alamat h/w sources & destination (semacam informasi kontrol) 
  •     Membentuk encapsulations yang membungkus data asli 
  •     Encapsulations akan dilepas setelah paket di terima oleh layer dibawahnya, layer inilah yang mengidentifikasi peralatan pada network 
  •     Pembungkusan ini akan berlanjut di hop lain sampai paket sampai ke tujuan 
  •     Paket tidak akan berubah sepanjang pengiriman 
  •     Perangkat layer ini switch & bridge, yang membaca frame yang melaluinya. 
  •     Akan meletakan hardware address dalam sebuah filter table dan akan mengingat port mana yang telah menerima frame tersebut. 
  •     Menentukan lokasi peralatan & memetakan peralatan pada network 
  •     Jika ada frame dari hardware address yang tidak tercatat di filter tablenya maka akan melakukan broadcast ke semua segmennya & akan mengupdate filter tablenya. 
Contoh data link layer yaitu LAN card
LAN card

3. Network Layer
   Network layer bertugas untuk melakukan kontrol terhadap pengalamatan subnet. Network layer juga yang memutuskan path mana yang harus digunakan sesuai keadaan jaringan, prioritas layanan, dan faktor-faktor lain. Selain itu Network layer juga melakukan frame fragmentation, logical-physical address mapping, dan penghitungan penggunaan subnet.
4. Transport Layer
   Transport layer bertugas untuk memastikan pesan yang dikirim bebas dari error. Sesuai namanya transport layer yang mengelola ketika ada pesan yang hendak dikirim di dalam suatu jaringan.

Transport layer melakukan hal berikut:
  •     Message segmentation (memecah pesan menjadi bagian-bagian kecil).
  •     Message acknowledgement (memberikan pengiriman pesan yang reliable).
  •     Message traffic control.
  •     Session multiplexing.
5. Session Layer
Session layer bertugas menetapkan dan mengakhiri session (sesi) di antara dua host yang sedang berkomunikasi.
Tugas Session layer:
  •     Session establishment, maintenance, and termination.
  •     Session support (memberikan security, logging, dsb).
6. Presentation Layer
Presentation layer bertugas untuk menyajikan data kepada Application layer. Presentation layer ini ibarat sebagai translator dari sebuah jaringan.

Presentation layer bertugas untuk melakukan:
  •     Character code translation (misalnya ASCII ke EBCDIC).
  •     Data conversion: (bit order, CR-CR/LF, integer-floating point, dsb).
  •     Data compression: mengurangi jumlah bit yang harus ditransmisikan ke jaringan.
  •     Data encryption: encrypt data untuk keamanan (misalnya password encryption).

7. Application Layer

Application layer berfungsi sebagai interface untuk user dan proses aplikasi untuk mengakses layanan jaringan.

Fungsi yang diberikan di Application layer di antaranya:
  •     Resource sharing and device redirection.
  •     Remote file access.
  •     Remote printer access.
  •     Inter-process communication.
  •     Network management.
  •     Directory services.
  •     Electronic messaging (such as mail).
  •     Network virtual terminals.
Sumber: 

Sunday, 10 February 2013

About My First Video Project

Hello! it's sunday, and I always love sunday haha.
I just finished my video project for college task. So I made this video to fulfill my college task in subject General Organization Theory ( In Indonesia). I made this video about 3 days, 1 day for video interview, and about 2 days for editing. Well, it's not a perfect video I guess, but it's better than not to try at all, right? :-P
And you know, this is my first time uploading video to youtube, before it I'm just  one of  the viewers videos on youtube, LOL :-D.
Here you can watch the video :


I hope you can enjoy this video, and I apologize for the lack of the video. I'm still learning and try to find another way to represent this kind of video in a better way in the future.
Take care and have a great sunday peeps! :-)
watch video here

Tuesday, 4 December 2012

Ciri-Ciri, Unsur, dan Teori Organisasi

Sebelumnya sudah dibahas tentang Organisasi dan Manajemen dan juga hubungan antara manajemen, organisasi, dan tata kerja. Pada posting kali ini, akan dibahas mengenai ciri-ciri organisasi, unsur-unsurnya, serta teori organisasi. Berikut ini penjelasannya.

Ciri-Ciri Organisasi:
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Organisasi Kemahasiswaan di Lithuania


Menyangkut hal itu pengertian organisasi juga merupakan sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

Unsur-Unsur Organisasi:
Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi:
Unsur pertama: bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
Unsur kedua: adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
Unsur ketiga: adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Terdapat 3 macam teori organisasi, yaitu teori organisasi klasik, teori neoklasik, dan teori modern.

1. TEORI ORGANISASI KLASIK
Teori ini biasa disebut dengan "teori tradisional" atau disebut juga "teori mesin". Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak
mengandung kreatifitas.
Teori Klasik berkembang dalam 3 Aliran:
  • BIROKRASI: dikembangkan dari Ilmu Sosiologi
  • ADMINISTRASI: langsung dari praktek manajemen memusatkan Aspek Makro sebuah organisasi.
  •  MANAJEMEN ILMIAH: langsung dari praktek manajemen memusatkan Aspek Mikro sebuah organisasi.
Semua teori diatas dikembangkan sekitar tahun 1900-1950. Pelopor teori ini kebanyakan dari sebuah negara berbentuk kerajaan “Mesir, Cina & Romawi”.

Teori Birokrasi
Dikemukakan oleh “MAX WEBER” dalam buku “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism” dan “The Theory of Social and Economic Organization”. Istilah BIROKRASI berasal dari kata LEGAL_RASIONAL:
“Legal” disebakan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas. Sedangkan “Rasional” karena adanya penetapan tujuan yang ingin dicapai. Karekteristik-karekteristik birokrasi menurut Max Weber:
  •  Pembagian kerja
  •  Hirarki wewenang
  • Program rasional
  •  Sistem Prosedur
  •  Sistem Aturan hak kewajiban
  •  Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal
Teori Administrasi
Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika.
HENRY FAYOL (1841-1925): Seorang industrialis asal Perancis tahun 1916 menulis sebuah buku “Admistration industrtrielle et Generale” diterjemahkan dalam bahasa inggris 1926 dan baru
dipublikasikan di amerika 1940. 14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori
administrasi:
  1.  Pembagian kerja
  2. Wewenang & tanggung jawab
  3. Disiplin
  4.  Kesatuan perintah
  5. Kesatuan pengarahan
  6. Mendahulukan kepentingan umum
  7. Balas jasa
  8. Sentralisasi
  9. Rantai Skalar
  10. Aturan
  11. Keadilan
  12. Kelanggengan personalia
  13. Inisiatif
  14. Semangat korps
Fayol membagi kegiatan industri menjadi 6 kelompok:
  1.  Kegiatan Teknikal (Produksi, Manufaktur, Adaptasi)
  2. Kegiatan Komersil (Pembelian, Penjualan, Pertukaran) 
  3. Kegiatan Financial (penggunaan optimum modal)
  4. Kegiatan Keamanan
  5. Kegiatan Akuntansi
  6. Kegiatan Manajerial atau “FAYOL’S FUNCTIONALISM” yaitu:
    a. Perencanaan
    b. Pengorganisasian
    c. Pemberian perintah
    d. Pengkoordinasian
    e. Pengawasan
JAMES D. MOONEY & ALLEN REILLY :1931) Menerbitkan sebuah buku “ONWARD INDUSTRY” inti dari pendapat mereka adalah “koordinasi merupakan faktor terpenting dalam
perencanaan organisasi”
. Tiga prinsip yang harus diterapkan dalam sebuah organisasi menurut mereka adalah:
a. Prinsip Koordinasi
b. Prinsip Skalar & Hirarkis
c. Prinsip Fungsional

Manajemen Ilmiah
Dikembangkan tahun 1900 oleh FREDERICK WINSLOW TAYLOR. Definisi Manajemen Ilmiah:
“Penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau “Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja”.
F.W. TAYLOR menuangkan ide dalam tiga makalah: “Shop Management”, “The Principle Of Scientific Management” dan “Testimony before the Special House Comitte”. Dari tiga
makalah tersebut lahir sebuah buku “Scientific Management”.

Berkat jasa-jasa yang sampai sekarang konsepnya masih dipergunakan pada praktek manajemen modern maka F.W. TAYLOR dijuluki sebagai “BAPAK MANAJEMEN ILMIAH”.

4 kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor:
  1. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan.
  2. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan
  3. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan. 
  4. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah
2. TEORI NEOKLASIK
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan
penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.

HUGO MUNSTERBERG
Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu
dalam organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.

Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh
Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Electric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi
kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatan produktifitas.

Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:
a. Partisipasi
b. Perluasan kerja
c. Manajemen bottom up

3. TEORI MODERN
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori
Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neoklasik. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila ingin survive atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

PERBEDAAN TEORI KLASIK DENGAN TEORI MODERN

Perbedaan Teori Klasik Dengan Teori Modern



Referensi:
Wikipedia, Organisasi
Organisasi dan Metode Manajemen
Wartawarga
Teori Organisasi
 Image art: made by my self with Microsoft Word 2007

Sunday, 18 November 2012

Hubungan Antara Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja

Seperti pada postingan sebelumnya tentang organisasi dan manajemen, pada postingan kali ini akan dibahas hubungan antara organisasi, manajemen, dan tata kerja. Untuk itu, berikut ini sedikit preview tentang organisasi dan manajemen
*Organisasi: Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan, organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok  orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang berfungsi mencapai sebuah tujuan.

*Manajemen: pengertian manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan. mengarahkan mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

 Itulah sebabnya organisasi dan manajemen sering dikaitkan dan sering kali ditulis dalam satu rangkaian kalimat. Organisasi merupakan alat, sedangkan manajemen merupakan metode untuk mencapai suatu tujuan.

Kemudian apa yang dimaksud dengan tata kerja?

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat di perlukan dapat di manfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat.

Pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya di tunjukkan untuk:
  • Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang terjadi
  • Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam peroses pencapaian tujuan.
  • Menjamin adanya pembagian kerja , waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja yaitu:
  •  Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia;
  • Organisasi : alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
  •  Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Manajemen, organisasi, dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.


Ruang Lingkup Organisasi dan Manajemen

  • Analisis Organisasi (Organizational Analysis)
  • Komunikasi dalam organisasi (Communication in Organization)
  • Tata kerja, Tata aliran, dan sistem (Work methods, procedur & System)
  • Pendayagunaan mesin kantor (Office mechine)
  • Pentingnya tata ruang kantor & penyusunan perencanaan (Office layout and space planning)
  • Kesimpulan akhir (Final Conclusion)

Berikut ini dapat digambarkan proses hubungan antara manajemen, organisasi dan tata kerja



Sunday, 4 November 2012

Organisasi dan Manajemen

Organisasi biasanya berhubungan dengan kegiatan yang melibatkan orang banyak dalam suatu kelompok. Kata manajemen biasanya sering dikaitkan dengan bisnis dan ekonomi.Tapi tunggu dulu, itu tadi pendapat saya sebelum mencari tahu makna yang sebenarnya dari kedua hal ini, yaitu organisasi dan manajemen. Jadi sebenarnya apa penjelasan yang benar mengenai organisasi dan manajemen? berikut ini penjelasannya.

Majemen dan organisasi merupakan 2 hal yang saling berkaitan. Berikut penjelasannya satu persatu.
Dimulai dari organisasi, pengertian organisasi menurut beberapa pakar di bidang ekonomi yaitu:
  • Menurut Prof Dr. Sondang P Siagian, organisasi dapat diartikan sebagai semua bentuk persekutuan yang tejalin antara 2 orang atau lebih yang melakukan kerjasama secara formal memiliki ikatan dalam rangka mencapai sebuah tujuan yang telah dirumuskan dalam ikatan tersebut, yang mana dalam ikatan tersebut terdapat satu atau lebih yang dinamakan atasan dan terdapat pula satu atau lebih yang dinamakan bawahan.
  • Menurut Drs. Malayu S.P Hasibuan, organisasi adalah sebuah sistem perserikatan yang memiliki sifat formal, terstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok  orang yang saling bekerjasama dalam rangka mencapai tujuan tertentu yang telah ditentukan. Menurut beliau, organisasi hanyalah sebuah alat saja yang berfungsi mencapai sebuah tujuan.
  • Menurut Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro adalh sebuah struktur tata hubungan kerja sekaligus struktur pembagian kerja antara sekumpulan orang yang salimg memegang posisi tertentu untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Menurut James D Money, organisasi memiliki pengertian sebagai sebuah bentuk kerjasama guna mencapai tujuan bersama.
  • Menurut  Chester L Bernard, organisasi merupakan sebuah sistem kerjasama yang terjalin antara 2 orang atau lebih yang mana oramg-orang tersebut memiliki kerjasama dalam visi dan misinya.
  • Menurut Paul Preston dan Thomas Zimmerer. Menurut kedua orang ini, organisasi merupakan sekumpulan orang yang tersusun dalam beberapa kelompok yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang sama.
Sedangkan pengertian manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee, Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan. mengarahkan mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dcngan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Itulah sebabnya organisasi dan manajemen sering dikaitkan dan sering kali ditulis dalam satu rangkaian kalimat. Organisasi merupakan alat, sedangkan manajemen merupakan metode untuk mencapai suatu tujuan.
Organisasi dan manajemen menjadi satu kesatuan dalam menjalankan sebuah usaha mencapai tujuan bagi sebuah kelompok maupun individu.














Demikian penjelasan tentang organisasi dan manajemen serta kaitan antara kedua hal tesebut.













Referensi:
Anne Ahira
Manajemen dan Organisasi
Picture: Self made with Microsoft Word 2007